Komunikasi Pendampingan Usia Baligh
Ibarat handphone…. Ananda sudah mempunyai nomor tersendiri, ananda sudah mempunyai folder tersendiri, di mana setiap detik selalu update otomatis, tidak perlu diklik, tidak perlu dienter, tidak perlu pencet tombol khusus.
Ibarat handphone…. Ananda sudah mempunyai nomor tersendiri, ananda sudah mempunyai folder tersendiri, di mana setiap detik selalu update otomatis, tidak perlu diklik, tidak perlu dienter, tidak perlu pencet tombol khusus. Apa yang ananda lakukan setiap detiknya sudah otomatis update dan masuk ke folder ananda sendiri.
Begitulah pembuka acara inti pada parenting SD Al Hikmah Surabaya yang disampaikan oleh Ustadz Mim Syaiful Hadi selaku pembicara kelas besar pada parenting kelas 5 pada Sabtu, 5 November 2016 di Meeting Room SD Al Hikmah.
Alhamdulillah parenting kelas 1 sudah kelar di bulan Oktober. Kini tiba saatnya parenting digelar untuk kelas 5. Jika kelas 1 mengambil tema besar Harmonisasi Ayah Ibu sebagai Bekal Keteladanan Anak dan dilanjut di kelas kecil Management Aturan. Untuk parenting kelas 5 sesuai kebutuhan dan perkembangan anak maka ditentukanlah tema besar Harmonisasi Ayah Ibu sebagai Bekal Pendampingan Usia Baligh dan di kelas kecil Komunikasi di Usia Baligh.
Acara berlangsung dengan khidmat, penuh antusias, dan sesekali diselingi tawa para hadirin menambah suasana menjadi lebih nyaman, hidup, dan cair, tidak tegang. Allahu Akbar.
Acara dihadiri lebih dari 85 % wali murid kelas 5A, kelas 5B, dan kelas 5C. Dalam sambutannya Ustadz Anwar, M.Pd selaku Kepala Sekolah menyampaikan bahwa bagi orang tua yang belum hadir dalam acara kali ini sekolah akan mengundang kembali pada hari yang lain, di hari efektif dan bertempat di ruang Kepala Sekolah , karena sekolah hanya punya 2 hari Sabtu yakni Sabtu 5 November 2016 dan Sabtu, 12 November 2016.
Di akhir sesi sebelum coffe break dan masuk sesi dua Komunikasi Pendampingan Usia Baligh disampaikan pembicara ada dua hal yang harus dihindari yaitu membunuh dan berzina yang juga dijelaskan dalam Alquran surat Al Furqon : 68.
Semoga dengan parenting ini, dapat menjadi bekal bagi orang tua dalam mempersiapkan putra-putrinya menjelang dan pada usia baligh, karena ananda sudah harus mempertanggungjawabkan sendiri segala perilakunya di hadapan sang Maha Pencipta Allah SWT. Amin ya Rabal;alamin. (wks)
