Belajar Bersama Mahasiswi Jepang
Pembelajaran yang tak biasa, kembali ada di SD Al Hikmah Full Day School Surabaya. Itu berlangsung di kelas VI F pada hari Rabu, 21 September 2016. Dua mahasiswi jurusan pengajaran bahasa Jepang di University of Education Jepang datang ke Surabaya. Khususnya ke Unesa. Mereka datang untuk praktik mengajar. Oleh Unesa, mereka direkomendasikan untuk praktik di SD yang mengedepankan akhlak tersebut. Dengan didampingi dosen Unesa, Ibu Parastuti beserta asistennya, dua mahasiswi tersebut mengajari kesenian Jepang, origami. Sebelumnya, mereka mengenalkan diri dengan santun di hadapan murid-murid dan guru-guru yang saat itu di kelas. Setelah itu, keduanya memandu murid-murid VI F yang tampak senang suasana baru itu untuk membuat topi samurai berbahan koran. Dengan penuh kesabaran, keduanya melayani setiap pertanyaan murid yang sedang proses berkarya. Hingga karya terbentuk, tak satu pun kertas sisa atau bekas guntingan tertinggal di meja setiap murid. Sebabnya, selama proses berkarya, dua mahasiswi itu juga langsung mengambilinya. Tak hanya itu, dalam kesempatan langka tersebut, dua mahasiswi yang bernama Mio dan Honoka itu juga mengajari menuliskan nama panggilan setiap murid dengan huruf katakana. Murid-murid kelihatan senang bisa menuliskan nama diri masing-masing. Di akhir pembelajaran, semua murid berpose dengan topi samurai karya sendiri dengan "guru baru" kiriman Jepang tersebut. NM
